nol derajat

Temukan Raihlah Hiruplah Segarnya…

Sulfur mining : Kawah Ijen

with 42 comments

Siang malam tak ada bedanya dikawah ijen, para penambang bergantian bekerja mengambil belerang lalu mengankutnya sejauh 4km perjalanan dengan medan yang terjal turun naik. Bau belerang yang menyengat hidung seakan menjadi semangat mereka untuk terus melakukan pekerjaan.

“pekerja disini dibagi dua kelompok pekerja, 2 minggu kerja  2 minggu pulang kerumah, malamnya menginap di pos bundar (pos yang terletak dilereng gunung ijen) untuk bekerja malam harinya” kata pak budi, yang sudah 35 tahun bekerja sebagai buruh penambang belerang.

Gunung Ijen terletak di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di daerah pinggiran selatan kota Situbondo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuwangi. Jaraknya kurang lebih 50 km dari kota Situbondo, atau sekitar dua jam perjalanan darat.

Berada di ketinggian 2.386 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan memiliki kedalaman kawah sekitar 175 m dengan diameter kawah sekitar 1 km², kawah Ijen termasuk dalam kategori kawah terbesar di dunia. Tipikal air di sini memiliki tingkat keasaman tinggi sehingga mampu melarutkan pakaian dan dapat merusak kulit jika bersentuhan langsung. Uap belerangnya pun bisa menyesakkan pernapasan kita.

Namun, bagi para penambang belerang, semua itu sudah menjadi bagian dari keseharian. Mereka sudah biasa menghirupnya, sembari memikul beban di pundaknya.

Rute yang ditempuh para buruh pikul dari kawah menuju ke Paltuding (Pos Paltuding merupakan pos terakhir bagi wisatawan untuk melakukan pendakian ke puncak) berjarak sekitar 4 km, atau sekitar dua jam perjalanan untuk sekali pikul.

Para pemikul biasa rata rata mengangkat beban 70-90 kg dalam sekali pikul dengan upah 600/kg. ”Malah dulu saya mampu memikul sampai dengan 100 kg sekali pikul. Itu tentunya dulu waktu saya masih muda dan bertenaga” ujar pemandu yang memandu kami disana.

“Meraka adalah manusia super, demi menyambung hidup rela bekerja memikul beban melewati medan yg sulit yang setiap langkahnya mengancam nyawa, namun dibalik itu mereka masih bisa tersenyum seakan percaya dunia ini indah dan ramah..”

—-

Intip malas terang sinar mentari
Kupaksa kepala kaki berdiri
Berat mata tutup 4 jam
Dimana kutinggal rokok-ku semalam?

Jatuh bangun kuraih sendok nasib-ku
Tak berubah sejak dua tahun yang lalu
Cekung mata kurus kerontang
Kopi mie instan kulit membalut tulang

* Tapi ku  tidak pernah menyerah
Pantang diulang tadahkan tangan
Di hati semua sama tinggi
Atas bawah akan berpindah
Nyanyikan, nyanyikan saja lagi
Suara kita akan terdengar

— The brandals —


EOS 40D + 10-22mm + 50mm f/1.8 + 55-250mm IS

Lokasi : Kawah Ijen, Jawa Timur

Written by Rido Zaen

March 5, 2010 at 7:12 am

42 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. pertamax, wow banyak sekali foto yang diuplod

    suka foto yang low light ama ijen11 dan ijen12, jadi pingin punya lensa wide *ngarep punya 10-22/12-24*

    mantap lah pak ketu

    Adee

    March 5, 2010 at 8:58 am

  2. pertamaxxx
    oh noo… Mantabbb banget doo…
    vote buat yang 3, 16, 22😀
    nb:website kita kayak anak kembar lol

    Febry Hadinata

    March 5, 2010 at 9:02 am

    • huhuhuhu, ga pertamax kamu feb, aku pertamax kamu petromax ;))

      Adee

      March 5, 2010 at 9:09 am

      • lah iye … gpp gan yg penting page onE!!

        Febry Hadinata

        March 5, 2010 at 9:51 am

      • wahahaa kalah lo peb gagal pertamaxxx..
        theme lo nyamain tuh mtpc juga wkwkkw…

        Rido Zaen

        March 5, 2010 at 1:23 pm

  3. Foto yang #10 ama #12 mantep d(:D)b

    Yang #1 berasep kaya bukan di bumi aja

    Eru

    March 5, 2010 at 9:04 am

    • P.S kasi nomor dong doo wkwk jadi ga perlu ngitung dari atas😛 memudahkan para admirer dan kritiker ngasi comment spesifik ke sebuah foto😛

      Eru

      March 5, 2010 at 9:05 am

  4. fotonya keren2 do
    textnya juga menyentuh banget

    vote buat semua foto

    Feri

    March 5, 2010 at 9:17 am

  5. suka gambar ijen8 kayak dikasih lighting thunder gitu. Salut2 buat bapa-bapa pembawa belerang, ga tega ngeliat wajah capek mereka sesudah nyampe di puncak.

    Purelighter

    March 5, 2010 at 9:20 am

  6. Minyak Tanah…….
    Mantab Dlo…. Suka yang Ada Langit Biru Nya… Joz….

    wend

    March 5, 2010 at 9:33 am

  7. itu yg foto ijen8 keren dlo…
    kesannya tongkatnya ada petir2nya… sangaaaarrrr… ;))

    tanti

    March 5, 2010 at 9:41 am

  8. foto keren…isi crita fotonya dapet bgt…jadi sedih😦

    yoan

    March 5, 2010 at 10:00 am

  9. ijen16, masnya jago juga begaya… hahahahaaa…
    Mungkin lebih mantep klo agak2 lebih close-up, expresi si mas2 itu udah pas bgt,, :p

    DjengWidZ™

    March 5, 2010 at 10:18 am

  10. ck ck ck… master ini mmg hebat… saya baru pasang satu..:D

    myudistira

    March 5, 2010 at 10:19 am

  11. wohaaa~
    banyak banget fotonya!
    saya pilih foto ijen6 (ga tau urutan keberapa)deh
    hehe
    tumben ko langsung banyak ngaplod nya?

    dinidini

    March 5, 2010 at 11:05 am

  12. keren gan, BW killer tapi.
    gw suka ijen16 sama 18

    aan

    March 5, 2010 at 2:20 pm

  13. mangtabs……

    moxer

    March 5, 2010 at 2:47 pm

  14. @aan, @hasan : thanks yaaa..

    rido

    March 5, 2010 at 6:21 pm

  15. Do,, ini foto essai bukan,, yah?! Ah,, kamu!! Membuat hatiku gundah gulana di tengah malam😦 Bikin mellow niy,, foto2nya. Kayaknya kamu emang pas motret org yg susah2. Selain Pasar Kumbasari,, aku kebanyakan suka foto HI kamu yg temanya susah,, hihi.. Keep posting,, yah.. Gombalan buat Bang Rido: “Bang,, kamera ku ga pernah berfungsi waktu mo fotoin kamu,, karena disitu tertulis “Sorry,, cannot capture an Angel.”

    pipibakpaw

    March 6, 2010 at 4:02 am

    • loh kok jadi malah sedih hihihi..
      kok gombal mu aneh hihii.. hrsnya bkn angel tp devil

      rido

      March 8, 2010 at 11:55 am

  16. wweehh.. saluute.. dah mulai bisa nulis lagi.. tapi belon kebaca.. mo nyari error tulisan lu lagi aaah. wkwkwkk.. banyuwangi yee.. btw ni tulisan kopas ato nyalin? IMO: jurnalistiknya ok laah.. potograpinya

    kyra

    March 7, 2010 at 11:38 pm

  17. melihat ijen20 kayaknya asik tempatnya buat trek sepeda. *sambil berpikir jangan2 cuma tipuan sudut camera

    ardisama84

    March 10, 2010 at 6:26 pm

  18. yg lbh jlas ada ngak mas..??
    penasaran..

    slm dr ACeh

    rio

    March 11, 2010 at 3:23 am

    • salam dari bali maksdunya yg lebih jelas gmn mas??

      rido

      March 12, 2010 at 3:49 pm

  19. aku suka warna kuning cerah sulfur nya xixixixi…

    gita

    April 5, 2010 at 3:34 pm

  20. […] Sulfur mining : Kawah Ijen March 2010 40 comments 4 […]

  21. Artikel yang sangat menarik untuk dibaca, ditunggu postingan selanjutnya.

    Dari Wisnu Transport, http://travelmalangindo.blogdetik.com/, Flexi 0341 542 1672

    travelmalangindo@yahoo.com

    October 15, 2014 at 2:35 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: